Tuesday, 07 September 2010  
28. Ramadhan 1431
   
Text Size

Publikasi

 

DAKWAH DAN JIHAD JALAN PERJUANGAN THAIFAH MANSHURAH

“Tidak sepatutnya bagi orang-orang beriman pergi berperang  semuanya. Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka, sekelompok orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya (berdakwah) apabila mereka kembali kepadanya, supaya mereka berhati-hati.”  (At Taubah 122)

 Demikianlah bunyi firman Allah, surat At-Taubah ayat 122. Dalam ayat tersebut, Allah menyebutkan bahwa kewajiban berjihad adalah suatu hal yang maklum bagi umat ini. Pada saat yang sama, Ia juga memperingatkan agar umat ini tetap menyediakan sebagian putra-putranya untuk memperdalam ilmu agama.

Read more: DAKWAH DAN JIHAD JALAN PERJUANGAN THAIFAH MANSHURAH

 

MELACAK JEJAK TERORISME ‘BUATAN’ AMERIKA DI INDONESIA

" Media massa dan elektronik cenderung tertarik pada peristiwa yang paling dramatis dan sensasional." (Charles Kimball, Guru Besar Studi Islam di Universitas Wake Forest)

 Sejarah akan senantiasa berulang. Paling tidak demikianlah ulasan ahli komunikasi dari Perancis. Sejarah berulang dalam pola yang serupa dan dalam waktu yang berbeda.

Read more: MELACAK JEJAK TERORISME ‘BUATAN’ AMERIKA DI INDONESIA

   

MERAIH SIFAT THAIFAH AL-MANSHURAH DALAM BERJAMAAH

Tekanan terhadap upaya kaum muslimin untuk bangkit menegakkan agamanya, senantiasa terjadi. Oleh karena itu, di setiap zaman senantiasa ada satu jamaah dari kaum muslimin yang berjuang habis-habisan untuk menegakkan agama mereka, merekalah kelompok yang mendapatkan Nashrullah. Bagaimana ciri-ciri mereka? Kita simak dalam uraian berikut.

Read more: MERAIH SIFAT THAIFAH AL-MANSHURAH DALAM BERJAMAAH

 

JIHAD DALAM SHAF YANG TERATUR RAPI

Oleh: Ust. Abu Bakar Ba’asyir

  “ Zaman sekarang, kita benar-benar terjebak dalam krisis amal jama’i.  Betapa susahnya menemukan mereka yang mendapatkan barokah dengan bersikap tenang dalam ketaatan terhadap Amir, serius dan tanpa banyak bicara, tetap teguh pada tugas yang telah diprogramkan.  Bersikap waspada, banyak diam, sembari terus berlatih dan tidak terpengaruh situasi global hingga tujuan mereka tercapai.  Sikap semacam inilah yang seharusnya dimiliki para mujahid dan ahluddin hari ini”. (Syaikh Abu Muhammad Al Maqdisy)

Read more: JIHAD DALAM SHAF YANG TERATUR RAPI

   

Page 2 of 6